apa saja keutamaan memberi

APASAJA KEISTIMEWAAN HARI JUMAT. Oleh Dian Ekawati | 11/12/2021, 6:51:52 AM | Inspirasi Allah akan memberi apa yang dia minta. Waktu itu adalah seteah Ashar.” (HR. Setelah mengetahui beberapa peristiwa penting dan keutamaan di hari Jumat, sudah selayaknya sebagai seorang Muslim kita berupaya untuk memberikan ibadah terbaik bagi Allah Bagibanyak orang, apa keistimewaan Olimpiade Tokyo 2021 termasuk kesempatan untuk merasakan semua hiburan yang dapat ditawarkan kota. Permainan ini akan memberi Anda kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat seperti Tokyo Disney Land dan Universal Studios Japan. Selain itu, Anda akan dapat melihat berbagai jenis pameran dan Dengancara apa? Salah satunya dengan memberi pembelajaran kehidupan yang sebenarnya di pondok pesantren. Di pondok pesantren inilah anak-anak kita akan dilatih untuk membentuk karakter istimewa yang berbeda sekali dengan yang lain. Apa saja karakter-karakter itu? Yuk, simak ulasannya di bawah ini: 1. Membentuk karakter mandiri KeutamaanSholat Hajat. Berikut ini adalah beberapa keutamaan dari sholat hajat berdasarkan dalil dan hadist, antara lain: 1. Hajatnya Dikabulkan “Barangsiapa yang berwudhu serta menyempurnakannya, lalu melakukan shalat dua rakaat secara sempurna maka Allah akan memberi apa saja yang ia minta, baik segera atau lambat.” (HR. Ahmad) Artinya Dari ‘Uqbah ibn ‘Amir ra, Nabi Muhammad SAW bersabda “Siapasaja yang memiliki tiga anak perempuan, kemudian sabar atas (ujian) mereka, dan memberi mereka makan, memberi mereka minum, dan memberi mereka pakaian dari hasil upayanya, maka baginya penghalang dari api neraka di hari kiamat. (HR. Ibnu Majah) https://groups.google.com/g/nunutv/c/SjNBMRjFwqQ. Apa saja keutamaan sedekah sumur dan memberi minum air? Ini adalah judul dalam Sunan Abi Daud “Keutamaan Memberi Minum Air”. Ada hadits yang dibawakan berikut ini. Dari Sa’id bahwasanya Sa’ad mendatangi Nabi shallallahu alaihi wa sallam lalu bertanya, أَىُّ الصَّدَقَةِ أَعْجَبُ إِلَيْكَ قَالَ الْمَاءُ ». “Sedekah apa yang paling engkau sukai.” Jawab beliau shallallahu alaihi wa sallam, “Sedekah air.” HR. Abu Daud, no. 1679 dan An-Nasai, no. 3694; 3695; Ibnu Majah, no. 3684. Hadits ini tidak bersambung, Sa’id bin Al-Musayyib tidak bercumpa dengan Sa’ad bin Ubadah. Hadits ini punya syawahid atau penguat tetapi dhaif. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dhaif. Syaikh Al-Albani berpendapat bahwa hadits ini hasan dilihat dari jalur lain sebagaimana disebutkan dalam Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, no. 962. Dalam riwayat An-Nasai disebutkan sebagai berikut, Dari Sa’id bin Al-Musayyib, dari Sa’ad bin Ubadah, ia berkata, يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ أَفَأَتَصَدَّقُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قُلْتُ فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ سَقْيُ الْمَاءِ “Wahai Rasulullah, sungguh ibuku telah meninggal dunia, apakah boleh aku bersedekah atas namanya?” Jawab Nabi shallallahu alaihi wa sallam, “Iya, boleh.” Sa’ad bertanya lagi, “Lalu sedekah apa yang paling afdal?” Jawab Nabi shallallahu alaihi wa sallam, “Memberi minum air.” HR. An-Nasai, no. 3694 dan 3695. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan dilihat dari jalur lainnya. Keutamaan sedekah sumur Dari Sa’ad bin Ubadah radhiyallahu anhu, ia berkata, يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمَّ سَعْدٍ مَاتَتْ فَأَىُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ الْمَاءُ ». قَالَ فَحَفَرَ بِئْرًا وَقَالَ هَذِهِ لأُمِّ سَعْدٍ “Wahai Rasulullah, bahwasanya Ummu Sa’ad ibundaku meninggal dunia. Sedekah apakah yang afdal untuknya?” Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Sedekah air.” Lantas Sa’ad pun menggali sumur untuk ibunya, lalu ia mengatakan, “Ini sumur untuk Ummu Sa’ad ibundaku.” HR. Abu Daud, no. 1681. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dhaif. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Sedekah air mendapatkan rahiqul makhtum Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, ia berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallambersabda, أَيُّمَا مُسْلِمٍ كَسَا مُسْلِمًا ثَوْبًا عَلَى عُرْىٍ كَسَاهُ اللَّهُ مِنْ خُضْرِ الْجَنَّةِ وَأَيُّمَا مُسْلِمٍ أَطْعَمَ مُسْلِمًا عَلَى جُوعٍ أَطْعَمَهُ اللَّهُ مِنْ ثِمَارِ الْجَنَّةِ وَأَيُّمَا مُسْلِمٍ سَقَى مُسْلِمًا عَلَى ظَمَإٍ سَقَاهُ اللَّهُ مِنَ الرَّحِيقِ الْمَخْتُومِ “Muslim mana saja yang memberi pakaian orang Islam lain yang tidak memiliki pakaian, niscaya Allah akan memberinya pakaian dari hijaunya surga. Muslim mana saja yang memberi makan orang Islam yang kelaparan, niscaya Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan di surga. Lalu muslim mana saja yang memberi minum orang yang kehausan, niscaya Allah akan memberinya minuman Ar-Rahiq Al-Makhtum khamr yang dilak.” HR. Abu Daud, no. 1682; Tirmidzi, no. 2449. Al-Hafizh Abu Thahir menyatakan bahwa sanad hadits ini dha’if dikarenakan dalam sanadnya terdapat perawi yang dikenal mudallis yaitu Abu Khalid Ad-Daalani. Hadits ini punya penguat yang juga dhaif sekali dalam riwayat Tirmidzi. Kenapa sampai air menjadi sedekah yang afdal? Abu Abdirrahman Syarof Al-Haqq Muhammad Asyraf Ash-Shidiqi Al-Azhim Abaadi, penulis kitab Aun Al-Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud mengatakan, “Air dikatakan sebagai sedekah yang lebih utama karena kemanfaatannya sangat luas untuk urusan agama dan duniawi. Lihat Aun Al-Ma’bud, 376. Semoga bermanfaat dan sedekah sumur serta air dapat menjadi amal jariyah untuk kita semua. Baca Juga Keutamaan Sedekah Saat Wabah Corona Melanda Kisah Wanita Pezina yang Memberi Minum pada Anjing Referensi Aun Al-Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud. Cetakan pertama, Tahun 1430 H. Abu Abdirrahman Syarof Al-Haqq Muhammad Asyraf Ash-Shidiqi Al-Azhim Abaadi. Penerbit Darul Fayha’. — Darush Sholihin, 24 Jumadal Ula 1442 H, 8 Januari 2021 Oleh Muhammad Abduh Tuasikal Artikel Islam adalah agama yang mengajarkan umatnya untuk berbuat baik dan memberikan kepada sesama. Sebagian besar ajaran Islam menekankan pentingnya memberi, mengikuti tauladan dari Nabi Muhammad SAW. Kita semua harus memahami dan mengaplikasikan hadits tentang keutamaan memberi dalam kehidupan itu Hadits?Keutamaan Memberi dalam Hadits1. Hadits tentang Memberi Sedekah2. Hadits tentang Memberi Makanan3. Hadits tentang Memberi Kepada Orang yang Membutuhkan4. Hadits tentang Memberi kepada Orang yang tidak Dikenal5. Hadits tentang Memberi dengan Sederhana6. Hadits tentang Memberi dengan Tangan Kanan7. Hadits tentang Memberi dengan Teratur8. Hadits tentang Memberi dengan Memberi Peringatan9. Hadits tentang Memberi dengan Menolong10. Hadits tentang Memberi dengan KebaikanContoh Nyata dari Hadits tentang Keutamaan Memberi1. Membagikan Makanan kepada Orang yang Membutuhkan2. Membantu Orang yang Terkena Bencana AlamConclusionFAQs1. Apa itu hadits? 2. Mengapa hadits tentang keutamaan memberi sangat penting dalam Islam?3. Apa saja contoh nyata dari hadits tentang keutamaan memberi?4. Apa saja manfaat dari menerapkan hadits tentang keutamaan memberi dalam kehidupan sehari-hari?5. Bagaimana cara menerapkan hadits tentang keutamaan memberi dalam kehidupan sehari-hari?DisclaimerApa itu Hadits?Hadits adalah catatan dari perkataan, tindakan, dan kehidupan Nabi Muhammad SAW. Hadits sangat penting dalam agama Islam karena menjadi sumber ajaran dan pedoman hidup bagi umat Muslim. Hadits juga dijadikan sebagai rujukan dalam memahami adalah beberapa hadits tentang keutamaan memberi yang harus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari1. Hadits tentang Memberi Sedekah“Sedekah itu bisa memadamkan api kemarahan Allah SWT”.Hadits ini mengajarkan bahwa memberikan sedekah kepada orang yang membutuhkan dapat menyebabkan Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita dan memperlancar rezeki kita. Kita juga dapat membantu orang yang membutuhkan dengan pemberian Hadits tentang Memberi Makanan“Barangsiapa memberi makanan kepada orang yang lapar, maka Allah SWT akan memberikan makanan kepadanya pada hari kiamat”.Menurut hadits ini, memberikan makanan kepada orang yang membutuhkan dapat menjadi cara untuk mendapatkan pahala besar dari Allah SWT. Kita juga harus senantiasa berbagi makanan dengan orang lain, terutama mereka yang Hadits tentang Memberi Kepada Orang yang Membutuhkan“Berikanlah kepada orang yang membutuhkan, janganlah engkau memberikan kepada orang yang kaya”.Hadits ini mengajarkan bahwa memberikan kepada orang yang benar-benar membutuhkan lebih bermanfaat daripada memberikan kepada orang yang sudah kaya. Kita harus memberikan bantuan kepada orang yang benar-benar Hadits tentang Memberi kepada Orang yang tidak Dikenal“Barangsiapa memberikan sesuatu kepada orang yang tidak dikenal, maka ia akan menjadi kebaikan baginya pada hari kiamat”.Menurut hadits ini, memberikan bantuan kepada orang yang tidak dikenal dapat menjadi salah satu cara untuk mendapatkan pahala besar dari Allah SWT. Kita harus selalu membuka diri untuk membantu orang yang membutuhkan, termasuk mereka yang tidak Hadits tentang Memberi dengan Sederhana“Berikanlah sedekah walau hanya dengan setengah kurma”.Hadits ini mengajarkan bahwa memberikan sedekah tidak selalu harus dengan jumlah yang besar. Kita dapat memberikan sedekah dengan jumlah yang kecil namun dengan niat yang tulus dan ikhlas. Kita juga harus selalu berusaha memberikan sedekah dalam kapasitas kita yang Hadits tentang Memberi dengan Tangan Kanan“Berikanlah sedekah dengan tangan kananmu, bahkan engkau memberikan sedekah dengan garam”.Menurut hadits ini, memberikan sedekah harus dilakukan dengan tangan kanan. Kita juga harus memberikan sedekah dengan penuh keikhlasan dan tidak menunjukkan kepada orang lain bahwa kita memberikan Hadits tentang Memberi dengan Teratur“Berikanlah sedekah dengan teratur walau hanya dengan sedikit”.Hadits ini mengajarkan bahwa memberikan sedekah secara teratur dapat membantu kita mendapatkan pahala yang lebih besar dari Allah SWT. Kita juga harus selalu berusaha memberikan sedekah meskipun dalam jumlah yang Hadits tentang Memberi dengan Memberi Peringatan“Memberikan peringatan terhadap bahaya lebih baik daripada memberikan sedekah”.Menurut hadits ini, memberikan peringatan terhadap bahaya dapat menjadi upaya yang lebih baik daripada memberikan sedekah. Kita juga harus senantiasa memberikan peringatan atau nasihat kepada orang lain jika kita mengetahui ada sesuatu yang bisa membahayakan Hadits tentang Memberi dengan Menolong“Barangsiapa menolong saudaranya ketika ia berada dalam kesulitan, maka Allah SWT akan menolongnya pada hari kiamat”.Menurut hadits ini, menolong saudara kita ketika ia kesulitan dapat menjadi cara untuk mendapatkan pahala besar dari Allah SWT. Kita juga harus selalu siap membantu saudara kita ketika mereka membutuhkan bantuan Hadits tentang Memberi dengan Kebaikan“Setiap kebaikan adalah sedekah”.Menurut hadits ini, setiap kebaikan yang kita lakukan dapat dianggap sebagai bentuk sedekah. Kita harus selalu berusaha melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik kepada orang lain maupun kepada diri kita Nyata dari Hadits tentang Keutamaan MemberiAda banyak contoh nyata yang dapat kita lihat dari hadits tentang keutamaan memberi dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa contoh1. Membagikan Makanan kepada Orang yang MembutuhkanBanyak organisasi atau yayasan yang menerapkan hadits tentang memberi dengan memberikan makanan kepada orang yang membutuhkan. Contohnya seperti Lazismu, Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa. Mereka juga memberikan kelas-kelas pelatihan kepada orang yang membutuhkan seperti kursus keterampilan dan pelatihan kerja untuk membantu mereka meningkatkan keterampilan dan kualifikasi Membantu Orang yang Terkena Bencana AlamContoh lain dari hadits tentang keutamaan memberi adalah membantu orang yang terkena bencana alam. Ketika terjadi bencana alam seperti banjir, gempa bumi, atau tsunami, banyak orang yang terkena dampaknya dan membutuhkan bantuan. Ada banyak organisasi seperti PMI, ACT, dan BPBD yang membantu para korban bencana alam dengan memberikan bantuan dalam bentuk logistik, makanan, dan kebutuhan tentang keutamaan memberi sangat penting bagi umat Islam. Banyak ajaran Islam yang menekankan pentingnya memberi dan membantu sesama. Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus senantiasa menerapkan hadits tentang keutamaan memberi dan membantu sesama. Dengan memberikan sedekah, memberi makanan, membantu orang yang membutuhkan, dan melakukan kebaikan lainnya, kita dapat membentuk masyarakat Muslim yang saling membantu dan peduli Apa itu hadits? Hadits adalah catatan dari perkataan, tindakan, dan kehidupan Nabi Muhammad SAW. Hadits sangat penting dalam agama Islam karena menjadi sumber ajaran dan pedoman hidup bagi umat Mengapa hadits tentang keutamaan memberi sangat penting dalam Islam?Hadits tentang keutamaan memberi sangat penting dalam Islam karena menekankan pentingnya memberi dan membantu sesama. Dalam Islam, memberikan sedekah, memberi makanan, membantu orang yang membutuhkan, dan melakukan kebaikan lainnya adalah cara penting untuk mendapatkan pahala dan mendapatkan keridhaan Allah Apa saja contoh nyata dari hadits tentang keutamaan memberi?Contoh nyata dari hadits tentang keutamaan memberi adalah membantu orang yang terkena bencana alam, memberikan makanan kepada orang yang membutuhkan, membantu orang yang membutuhkan, dan melakukan kebaikan lainnya. Ada banyak organisasi atau yayasan yang menerapkan hadits tentang keutamaan memberi dalam kegiatan Apa saja manfaat dari menerapkan hadits tentang keutamaan memberi dalam kehidupan sehari-hari?Menerapkan hadits tentang keutamaan memberi dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu kita mendapatkan pahala dari Allah SWT, membantu orang yang membutuhkan, dan membentuk masyarakat Muslim yang saling membantu dan peduli Bagaimana cara menerapkan hadits tentang keutamaan memberi dalam kehidupan sehari-hari?Beberapa cara untuk menerapkan hadits tentang keutamaan memberi dalam kehidupan sehari-hari adalah memberikan sedekah, memberi makanan kepada orang yang membutuhkan, membantu orang yang membutuhkan, dan melakukan kebaikan lainnya. Kita juga harus selalu berusaha untuk memberikan bantuan dalam kapasitas kita yang ini disusun untuk tujuan informasi umum dan bukan untuk memberikan saran medis, hukum, atau keuangan. Pembaca harus menggunakan penilaian yang baik sebelum mengambil tindakan berdasarkan informasi dalam artikel ini. Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul dari penggunaan atau ketergantungan pada informasi dalam artikel ini. JAKARTA-Salah satu pesan Rasulullah SAW dalam dakwah saat Haji Wada adalah saling menasihati sesama umat Islam. Nasihat dipesankan Rasulullah agar ketakwaan dan ketaatan kepada Allah terus meningkat. "Memberikan nasihat agar menjadikan kita semua tetap dalam ketakwaan dan taat kepada Allah SWT," kata Ustazah Lilis Yulistiawati, pendiri Pesantren Tahfizh Mutiara Darul Qur’an, saat menyampaikan tausiyah virtualnya, Sabtu 4/7. Sebagai seorang yang beriman kepada Allah dan Rasulullah Muhammad, ketakwaan dan ketaatan harus di atas segalanya. Apalagi hal itu sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabiyullah Ibrahim dan teladan kita semua baginda Rasulullah SAW."Saling memberikan nasihat agar kita senatiasa mentaati Allah SWT," katanya. Di dalam Alquran surah Al Maidah ayat 45 Allah SWT telah menegaskan tentang manusia mesti taat terhadap perintahnya. "Siapa saja yang tidak memerintah dengan apa yang Allah turunkan al-Quran, mereka itulah kaum zalim."Selain saling menasihati, Rasulullah juga berpesan agar kita selalu berpegang teguh pada Alquran dan as-Sunnah. Beliau Muhammad SAW telah menjamin saiapapun yang istiqamah berpegang teguh pada keduanya, tak akan pernah tersesat selama-lamanya. "Sebaliknya ketika kita tidak berpegang teguh pada Alquran dan as-Sunnah maka akan mengundang murka Allah SWT," corona adalah bagian dari ujian keistiqomahan ini, maka dari itu tidak jarang orang tidak istiqomah setelah mengalami musibah. Oleh karena itu perayaan qurban khususnya pada saat pandemi corona saat ini haruslah jadi sejatinya adalah perayaan kedekatan dan ketaatan diri kita kepada Allah SWT. Ketaatan ini diukur dengan seberapa besar kesungguhan kita menghadirkan pemberian terbaik pada aspek kehidupan kita. Baik ibadah mahdhah kepada Allah seperti sholat, puasa atau ibadah yang mempunyai dimensi kemanusian seperti zakat, shadaqah, qurban. "Bahkan ibadah dalam menjalankan aktifitas kekhalifahan di muka bumi mengatur bumi ini sesuai dengan perintah Allah SWT," Lilis berharap, semoga esensi dari ibadah qurban ini tidak hanya terbatas pada kegiatan rutinitas tahunan saja, akan tetapi betul-betul bisa kita pahami esensinya sekaligus kita amalkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Sehingga terbentuk keluarga dan masyarakat yang sejahtera."Dan terbangun negara yang baldatun thoyyibatun warabbul ghofur sebagai buah dari ketaatan kepada Allah SWT agar kehidupan kita selamat di dunia dan di akhirat," katanya. JAKARTA - Bulan Ramadan merupakan bulan yang baik untuk beramal shaleh agar mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Salah satu amal shaleh yang biasa dilakukan yakni memberi makan orang yang berpuasa. Selama bulan puasa, tentu banyak sekali individu ataupun kelompok yang menyelenggarakan kegiatan bersedekah dengan memberi makan orang yang berpuasa, baik ketika di jalan umum ataupun di panti asuhan. Terdapat keutamaan memberi makan orang berpuasa, apa saja? Simak selengkapnya disini. Hadits Memberi Makan Orang BerpuasaRasulullah SAW bersabda yang artinya “Barang siapa yang memberi makan orang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun.” HR. Ahmad.Berdasarkan hadis tersebut, Rasulullah SAW menerangkan bahwa siapapun yang memberi kekuatan melalui konsumsi makanan bagi orang puasa, maka akan mendapatkan pahala puasa. Memberi makan orang yang berpuasa disini boleh dengan makan malam, kurma ataupun seteguk air. Selain keutamaan mendapatkan pahala memberi makan orang berpuasa, terdapat keutamaan-keutamaan lainnya. Keutamaan Memberi Makan Orang Yang BerpuasaSeperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa, terdapat beberapa keutamaan bagi seorang muslim yang memberikan makanan untuk orang yang sedang berpuasa. Berikut ini 5 keutamaan memberi makan orang berpuasa. 1. Memperoleh doa makbul dari orang yang berpuasaRasulullah SAW pernah bersabda bahwasannya terdapat 3 orang yang doanya tidak pernah ditolak yaitu doa pemimpin yang adil, doa orang yang berpuasa ketika ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi. Maka dari itu, ketika seseorang yang diberi makan mendoakan orang yang memberi makan sesungguhnya itu adalah doa yang terkabulkan. Baca JugaHanya 12 Jam, Ini Daftar Negara dengan Jam Puasa Terpendek di DuniaJadwal Buka Puasa Wilayah Makassar Hari Ini, Sabtu 25 Maret 2023Jadwal Buka Puasa Wilayah Serang Hari Ini, Sabtu 25 Maret 20232. Membuka jalan menuju surgaKeutamaan memberi makan orang berpuasa lainnya yaitu bisa membuka jalan menuju ke surga. Dengan banyak bersedekah dengan memberi makan orang berpuasa maka baginya surga. Dari Ali Rasulullah SAW pernah bersabda yang artinya, “Sesungguhnya di surga terdapat kamar yang bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luar.” Lalu seorang arab badui bertanya, “Untuk siapakah kamar tersebut wahai Rasulullah?” Rasulullah SAW menjawab, “Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan shalat malam di waktu manusia tidur.” HR. Tirmidzi, nomor 1984.Dalam hadits lain juga disebutkan bahwa, dari Abu Hurairah Rasulullah SAW bersabda, قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ صَائِمًا قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا قَالَ فَمَنْ تَبِعَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ جَنَازَةً قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا قَالَ فَمَنْ أَطْعَمَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ مِسْكِينًا قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا قَالَ فَمَنْ عَادَ مِنْكُمْ الْيَوْمَ مَرِيضًا قَالَ أَبُو بَكْرٍ أَنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا اجْتَمَعْنَ فِي امْرِئٍ إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَArtinya Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat, “Siapakah diantara kalian yang hari ini puasa?” Abu Bakar berkata, “Saya.” Beliau bertanya lagi, “Siapakah diantara kalian yang hari ini sudah mengiringi jenazah?” Abu Bakar berkata, “Saya.” Beliau kembali bertanya, “Siapakah diantara kalian yang hari ini memberi makan orang miskin?” Abu Bakar mengatakan, “Saya.” Kemudian beliau bertanya lagi, “Siapakah diantara kalian yang hari ini sudah mengunjungi orang sakit?” Abu Bakar kembali mengatakan, “Saya.” Maka, Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah ciri-ciri tersebut terkumpul pada diri seseorang melainkan dia pasti akan masuk surga.” HR. Muslim nomor 1028.3. Mengantarkan ridha AllahRidha Allah dapat diperoleh dengan menggabungkan puasa, salat, dan sedekah. Sedekah dapat berupa memberi makan orang Rajab Al-Hambali rahimahullah dalam Lathaif Al-Ma’arif halaman 298, menyatakan bahwa puasa, salat, dan sedekah mengantarkan orang yang mengamalkannya pada Allah. Bahkan sebagian salaf berkata bahwa shalat mengantarkan seseorang menuju separuh jalan, puasa mengantarkan pada pintu raja, dan sedekah akan mengambilnya dan mengantarkannya pada Menambah keberkahan hartaTidak perlu takut untuk bersedekah karena tidak akan mengurangi harta yang dimiliki. Sebagaimana dalam HR. Muslim nomor 2588 yang artinya, “Sedekah tidaklah mengurangi harta.”Telah dijelaskan maksud dari hadis tersebut oleh Imam Nawawi rahimahullah bahwa harta tersebut akan diberkahi dan kekurangan harta akan ditutup dengan pahala yang berlipat ganda. 5. Menghapus dosaSelain mendapatkan pahala dan ridha Allah, bersedekah dalam bentuk memberi makan orang yang sedang berpuasa atau dalam bentuk lain juga bisa menghapuskan dosa. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah itu dapat memadamkan dosa sebagaimana air dapat memadamkan api.” HR. Tirmidzi nomor 2616; Ibnu Majah nomor 3973Selain mendapat pahala memberi makan orang yang berpuasa, ternyata bersedekah dengan cara memberi konsumsi kepada orang yang berpuasa akan memperoleh doa makbul dari orang yang diberi makan. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Editor Mia Chitra Dinisari Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam

apa saja keutamaan memberi